Neng Dira

March 1, 2009 at 5:00 pm (perjalanan cintaku....)

inilah pertama kalinya aku bercerita tentang neng dira. neng yang selama ini selalu memperhatikanku. neng yang selalu sms aku dikala aku sedang sendiri.

perkenalanku dengan neng bisa dibilang masih seumur jagung. aku telah lebih dahulu kenal icha sebelum kenal neng. akupun juga telah sayang kepada icha baru aku kenal dengan neng.

neng hanyalah seorang pelarianku dikala aku merindukan icha. mungkin karena icha begitu sibuk dengan sekolahnya. sehingga dia tak mau diganggu saat aku membutuhkannya.

pada awalnya, aku cuman iseng saja untuk berkenalan dengannya. perkenalan itupun belanjut dengan chatting menggunakan yahoo massenger.

ada banyak sekali rasa yang tak bisa kuungkapkan ketika chatting dengannya. neng dira begitu berbeda dengan gadis-gadis seusianya. dan akupun sering bengong karna memikirkannya.

suatu ketika, hal yang tak diinginkan terjadi. neng dira marah dengan suatu sebab yang ku sendiri juga tak mengerti. Yang aku tangkap saat itu adalah emosinya begitu tinggi. dan akupun hanya tersenyum melihatnya…

selang beberapa lama, akupun meminta maaf jikalau ada kata-kata ataupun perbuatan yang tidak berkenan di hatinya. neng dirapun tidak begitu saja memaafkanku. tetapi aku terus saja berusaha untuk meminta maaf kepadanya.

jam berganti jam, hari berganti hari, akupun semakin memahaminya, aku semakin tau sedikit sifat-sifatnya. hampir stiap saat kau selalu chatting dengannya, dikala di sedang online YM! aku langsung menyapanya dengan mengucap assalamualaikum.

ada yang hilang ketika aku tak bisa mendapatinya online YM, tatkala dia online, aku langsung menanyakan kenapa dia tidak online. Dari situ aku tahu bahwa ada getar2 cinta yang tumbuh dalam hatiku. dan akupun lambat laun mulai melupakan semua kisah cintaku di masa lalu, lantaran aku telah jatuh cinta dengan seorang gadis muda, yang umurnya pun msih 15 tahun.

Permalink Leave a Comment

Engkau begitu sempurna dimataku

February 22, 2009 at 11:06 am (puisiku)

seminggu sudah aku tak mendengar suaramu…
ingin rasanya ku luapkan rasa rindu ini…
seperti gelegar petir yang memecah keheningan sore ini…

saat aku telpon siang tadi…
kata-kataku tertahan di tenggorokan…
tak mampu aku berkata apapun…
walau hanya ntuk bilang aku rindu padamu…

engkau gemar sekali menceritakan peristiwa cintamu…
membuatku tercengang…
membuatku larut dalam kebimbangan dan kesedihanmu…
ada isyarat dalam ceritamu untukku…

sudah sekitar lima bulan aku mengenalmu…
tapi tak kunjung aku menemukan kekuranganmu…
engkau begitu sempurna dimataku…
tak salah jikalau engkau tak peduli denganku…

sempat aku ber-angan tuk bisa jadi kekasihmu…
tetapi aku tahu…
engkau tak akan jadi lebih baik jika bersamaku…
tak ada yang bisa ku lakukan tuk tutupi kekuranganmu…
karena aku tak tahu letak kekuranganmu…

engkau begitu pintar…
pintar mengatur waktu…
pintar mengatur pikiran…
pintar mengatur hati…
dan engkau begitu pintar dalam segala hal…

sepasang kekasih diciptakan untuk saling melengkapi…
tetapi aku tak bisa melengkapimu…
karena aku tak tahu kekuranganmu…
walau telah lama mengenalmu…
walau telah hafal sifat dan kelakuanmu…
tapi….
tak setitikpun aku temui kekuranganmu…

Engkau begitu indah untukku…
bahkan terlalu indah untukku…
tak sanggup rasanya bila harus bersamamu…
karena aku takkan bisa menjadi seperti yang kau impikan…

Permalink Leave a Comment

terimakasih icha…

February 19, 2009 at 9:40 am (puisiku)

smakin lama aku mengenalmu…
smakin aku tahu akan dirimu…
smakin aku sadar bahwa engkau tak tercipta untukku…

hujan rintik yang mengguyur tiap hari…
bagai rindu yang datang stiap pagi…
angin sepoi yang bertiup malam hari…
bagai cinta yang bersembunyi dalam hati…

oh….
beginikah cinta…
membuatku linglung…
membuatku risau…
membuatku merana…

disaat engkau tak dapat kumiliki…
cinta ini tak mau pergi…
tetapi berubah menjadi suatu rasa…
rasa dimana ingin melihatmu bahagia…
rasa dimana ingin melihatmu tersenyum…
apakah ini yang namanya cinta sejati…
apakah ini yang namanya cinta tulus…

alhamdulillah…
aku bisa mengenalmu…
aku berjanji engkau akan selalu ada dalam hatiku…
menempati ruang spesial dalam hatiku…
dan tak kan pernah tergantikan…

terimakasih icha…
engkau telah ada dalam hatiku…
engkau telah mau menjadi temanku…
engkau telah memberiku kenangan indah…
smua tentangmu akan slalu abadi dalam memoriku…

Permalink Leave a Comment

remote desktop connection vista

February 18, 2009 at 4:13 am (vista home premium)

mungkin diantara kita ada yang sangat butuh sekali untuk fasilitas remote desktop. nah oleh karena itu gw disini pengen ngejelasin gimana sich buat ngaktifin remote desktop di vista home premium.

pertama, lo mmusti pastiin komputer lo udah di allow buat diremote oleh komputer lain.

lo masuk aja di Control Panel ->> System Maintenance ->> System

abis ntuh lo pilih menu remote setting yang ada di sebelah kiri. Pastikan lo centang allow remote assistance seperti gambar dibawah ini.

remote-desktop11

Nah, kalo udah lo centang. brarti komputer lo udah bisa di remote dari komputer lain. Tapi kalo komputer lo masih belum bisa diremote juga. brarti lo musti download file termsrv disini.

Stelah lo download file termsrv.zip maka sekarang lo musti unzip file tersebut. stelah ntuh lo klik kanan file premium.bat(sesuai versi vista lo)  dan lo pilih run as administrator.

Stelah ntuh file termsrv yang ada di C:\Windows\System32\termsrv.dll bakalan di replace dengan file termsrv.dll yang barusan lo download tadi.kemudian terminal service bakalan di listening.

Apabila telah berhasil maka hasilnya sama seperti gambar dibawah ini.remote-desktop2

sekarang komputer lo udah bisa diremote dari komputer lain…

selamat mencoba…

ditunggu comment dari lo smua….

Permalink Leave a Comment

mengaktifkan telnet vista home premium

February 18, 2009 at 3:01 am (vista home premium)

mungkin diantara kita ada yang sangat membutuhkan fasilitas telnet. tetapi jika kita coba pada vista, maka ada beberapa settingan yang musti diubah agar kita bisa menggunakan vasilitas telnet ini.

gw pnah ngalamin kebingungan coz gak bisa telnet ke catalyst gw yang ada di kantor. akhirnya stelah gw cari sono-sini di om google akhirnya ketemu juga article buat ngaktifin telnet.

tpi tenang bro, disini lo pada gak usah repot2 cari lagi article buat aktifin telnet coz bakalan gw ulas smuanya disini.

pertama lo musti masuk ke

Start –>> Control Panel –>> Program ->> Programs and features –>> Turn Windows features on or off

nah kalo udah,lo tinggal centang aja telnet client.

vista-telnet

nah, abis ntuh lo tinggal klik ok.

sekarang telnet di kompi lo udah aktif…

selamat mencoba…

ditunggu commentnya

Permalink Leave a Comment

maafkanlah

February 12, 2009 at 8:00 am (puisiku)

maafkanlah diriku…
yang telah bangunkanmu malam tadi…
karena tak kuasa menahan rindu…
kusampaikan rinduku pagi ini…
melalui sepoi udara pagi…
melalui butiran embun pagi…

Permalink Leave a Comment

maafkan aku tlah bangunkanmu

February 12, 2009 at 7:30 am (perjalanan cintaku....)

angin yang bertiup sepoi malam ini, membuatku dihinggapi kantuk yang luar biasa, aku yang baru saja selesai mengatasi komplain salah satu costumer. Badan ini terasa letih sekali, namun dikala aku melihat hp flexiku, secara tiba-tiba rasa letih itupun hilang seketika.

icha ternyata tadi misscall sekitar jam lima lewat. akupun langusng menelponnya saat itu juga, beberapa kali aku coba tetapi gak berhasil, setelah kesekian kalinya aku mencoba akhirnya telponkupun diangkatnya, terdengar suara merdu dari telpon,

Halo assalamualaikum..

Sungguh ucapan salam khan khas,tak salah jika stiap hari aku selalu merindukannya. tapi malam ini aku sangat merindukannya. aku bertanya lagi ngapain? diapun menjawab, lagi belajar. dari nadanya aku tahu kalu aku telah mengganggunya. yaudah ntar agk maleman ja ya tak telpon lagi. begitulah kata yang keluar dari bibirku. aku memang tak ingin mengganggunya, akupun menunggu saat-saat dia akan misscall lagi, jika dia misscall itu berarti dia sedang tak sibuk. aku menunggu sambil terkantuk-kantuk.

jam sudah menunjukkan angka 10 lebih, tetapi hp flexy tak kunjung berdering. akupun masih bertahan untuk tidak tertidur, tetapi rasa kantuk ini tak dapat dikompromi lagi.kira-kira sekitar pukul sebelas kurang aku tertidur. pukul 1 lebih, aku terbangun, aku teringat akan janjiku untuk menelpon icha. aku bingung, antara menelpon atau tidak. hampir 30 menit aku termenung, dalam pikiranku hanya ada icha.

akhirnya akupun menelponnya, dari balik sana terdengar sara lirih menjawab telponku. udah tidur ya cha? begitulah kalimat pertama yang terucap dari mulutku, icha menjawab “hemm”. begitu saja jawaban dari icha, lalu telponpun dimatikan.

aku merasa bersalah sekali pada icha, akupun langsung sms dia dan beritahukan kalo aku lagi gak bisa tidur malam ini. dengan secepat kilat ichapun membalas smsku.

9 bs b02 j9n 9n9uin 0rg b02.thanks.

bgitulah sisi sms balesan dari icha. hatikupun pilu. mengapa aku tadi tak berfikir kalau aku hanya akan mengganggunya saja. oh, mengapa aku begitu tolol. kini aku hanya bisa menyesali yang telah terjadi sampai subuh tiba.

Permalink Leave a Comment

membangunkanmu malam ini…

February 12, 2009 at 1:52 am (puisiku)

btapa tololnya aku yang tlah bangunkanmu mlam ini…
pkul 11 kuterlelap dan pkul 1 pagi kuterbangun…
kucoba tuk pejamkan mata, tp dirimu slalu terbayang…
stengah jam kuterjaga dan hanya dirimu yang kupikirkan…
.
maafkanlah diriku…
yang tlah bngunkanmu dimalam ini…
karna tak kuasa menahan rindu…

Permalink Leave a Comment

putri durian

February 4, 2009 at 11:43 am (perjalanan cintaku....)

minggu 1 februari merupakan hari yang sangat penting bagiku, sudah beberapa hari berlalu tetapi kejadian mulai aku bangun pagi sampai terlelap pada hari itu tak ada yang terlupa dari ingatanku. entah mengapa bisa seperti itu.

Beberapa hari ini aku selalu terbayang saat-saat hari minggu itu, saat dimana aku merasa menjadi orang yang paling bahagia di dunia ini. saat-saat dimana aku bisa mewujudkan anganku yang selama ini aku anggap mustahil.

Icha, itulah namanya, nama seorang gadis kelas 3 sma. yang selalu ada dalam pikiranku, dulu aku selalu berharap bisa bertemu dengannya, tetapi kini, disaat aku telah bertemu dengannya, timbullah sebuah rasa dimana aku ingin sekali bisa membuatnya bahagia, rasa dimana aku ingin selalu melindunginya, rasa dimana aku ingin selalu ada untuknya, rasa dimana aku ingin selalu bersamanya. aku tahu kalau hal itu hanya ada dalam anganku, dan akupun juga tahu kalau aku tak pantas untuk bersanding dengannya. Bisa bertemu dengannya saja sudah bisa membuatku senang berhari-hari lamanya,bahkan mungkin berminggu-minggu lamanya.

dahulu, sebelum aku bertemu dengannya, hanya dengan menerima sms darinya saja aku sudah bahagia, apalagi ketika aku bisa ngobrol dengannya via telpon, sungguh bahagia sekali bisa ngobrol dengannya via telpon, aku mulai berandai-andai bisa bertemu langsung dengannya yang kelihatanya tak mungkin, tetapi Allah SWT berkehendak lain, dengan seizinNya aku dapat bertatap muka dengannya. sungguh kebahagiaan yang sangat luar biasa, akupun sampai berhari-hari memikirkannya, bahkan mungkin sampai beberapa minggu aku akan terus memikirkannya.

kini dimalam yang sunyi ini, tubuhku kaku tak dapat digerakkan, jantung berdegup kencang dan aliran darah menjadi cepat. ada perasaan aneh yang muncul dalam diriku, saat ber-smsan dengan icha malam ini. ingin sekali aku mengutarakan isi hatiku padanya, tetapi aku tak yakin dengan perasaanku. disatu sisi aku tak mau lagi kehilangan kesempatan untuk mengutarakan isi hatiku pada orang yang aku sayangi, tetapi disisi lain aku merasa tak pantas untuk bersanding dengannya.

lama aku menanti balasan sms darinya, akupun mulai teringat malam itu, malam dimana kami makan duren bersama, oh…betapa senangnya hatiku, kegembiraan yang tak bisa ku lukiskan. terimakasih ya Allah, engkau telah mempertemukanku dengannya.

putri durian, begitulah aku menyebutnya. rasa sukanya pada durianlah yang mendorongku memanggilnya seperti itu, dialah seorang putri, putri yang selalu ada dalam diriku.

Putri Durian…
Ingin sekali aku ungkapkan perasaanku…
tapi aku tak kuasa untuk mengungkapkannya…
mungkin dengan puisi ini terlantun kata cinta untukmu…
.
Putri…
bagaimanakah keadaanmu saat ini…
tiap hari aku memikirkanmu…
tiap hari pula aku merindukanmu…
.
Putri…
aku sadar kalau aku bukanlah siapa-siapa…
terlalu mustahil bagiku untuk bersamamu…
hanya perhatianlah yang bisa aku berikan kepadamu…
.
Putri…
kapankah aku bisa bertemu denganmu lagi…
walau tak bertemu, aku ingin sekali bisa mendengar suaramu…
kapankah aku bisa menelponmu…

Permalink Leave a Comment

pertemuan pertama dengan icha

February 3, 2009 at 10:36 pm (perjalanan cintaku....)

jam sudah menunjukkan angka 5.15 pagi ketika aku terbangun dari tidur lelapku. aku masih saja tak percaya bahwa hari ini adalah hari dimana aku akan bertemu dengan seseorang yang beberapa bulan ini selalu terbayang di pikiranku. dialah Icha, seorang gadis yang beberapa bulan ini singgah dihatiku dan tak mau pergi.

sebelum berangkat aku mengirim sms kepadanya memberitahukan bahwa aku sudah berangkat ke pare. perjalanan ini begitu menyenangkan, walaupun hari tak begitu cerah, namun aku tetap yakin bahwa hari ini aku bisa bertemu dengan icha.

sesampainya di pujon aku beristirahat sejenak, aku sekedar ingin memberitahukan pada icha bahwa aku sekarang telah sampai di pujon. dengan cuaca yang kurang bersahabat, akupun lenjutkan perjalanan menuju pare. tak berapa lama ada seseorang dnegna menggunakan motor supra x125 menyalipku, dan akupun mengikuti dibelakangnya, orang tersebut memakai celana jeans dengan bersepatu kets. aku merasa tertantang untuk bisa mengikutinya, tak ada maksud untuk mendahuluinya, tetapi aku hanya ingin membayanginya.

terlihat 2 buah sepeda motor yang berlari dengan anggun,serasa seperti sedang adu balap. aku yang berada di belakang berusaha untuk selalu membayanginya, dan orang berjaket abu-abu tersebut juga berusaha meninggalkanku, kami seperti valentino rossi dan stoner yang sedang adu balap dilintasan. dikala jalan lurus aku sedikit tertinggal, ini lantaran perbedaan motor kami, aku memakai yamaha vega r sedang kan dia memakai supra x125. tentu saja perbedaan mesin yang mencolok. tetapi aku kembali bisa membayanginya disaat melawati tikungan. tetapi aku kembali tertinggal disaat melawati jalan lurus. sebenarnya aku bisa saja menyalipnya saat tikungan, tetapi aku tak mau menyalipnya, aku hanya penasaran, mampukah aku membuntutinya. sering kali dia melihat ke arahku melalui kaca spion kanannya, mungkin dia sedikit terbakar emosinya karena aku selalu saja mengikutinya. diapun semakin cepat, gerakannya meliuki-liuk bagai ular, tetapi akupun tak mau kalah dengannya, akupun juga mengikuti gerakannya yang meliuk-liut indah. setelah sampai di pertigaan kandangan, pemuda berjaket abu-abu tadi mengambil belok ke kanan sedangkan aku mengambil belok kiri. disitulah kami berpisah dan itulah tanda bahwa adu balap seru tadi sudah usai.

aku langsung melanjutkan perjalanan menuju kota pare yang indah. aku sedikit bingung karena yang aku lihat ternyata lebih indah dari yang aku bayangkan, kota pare telah bermetamorfosis menjadi kota modern dengan fasilitas lengkap. aku tak kesulitan untuk menemukan masjid an-nur yang berdiri kokoh di tengah kota pare itu lantaran aku telah melihat kota pare dari google earth.

Matahari baru saja menampakkan wujudnya dan kota pare berangsur-angsur bangkit dari tidurnya, disaat orang sedang sibuk dengan urusannya sendiri-sendiri aku tengah asyik mengirim sms memberitahukan kalau aku telah sampai di depan sman 1 pare. Ternyata gadis manis ini belum mandi, akupun tersenyum kecil.  sambil menunggu icha, aku berputar-putar mengelilingi kota pare, kota pare ini menyimpan sejuta keindahan yang tak ku dapat di kota malang, masjid an-nur yang begitu megah menampakkan keindahan yang luar biasa.hamparan sawah yang menghijau seakan menyihirku untuk terus memandanginya.

setelah puas mengelilingi kota pare, aku kemudian menunggu icha di depan sebuah kaki lima yang tak jauh dari sman 1 pare, setelah beberapa menit menunggu aku mendapati seorang gadis yang tengah berjalan menuju sman 1 pare, aku yakin kalau gadis yang memakai rok tersebut adalah icha. langsung saja aku menghampirinya. Gadis manis ini tengah asyik duduk di depan sma1 pare dengan membawa tas kecil serta helm KYT putih kesayangannya.

langsung saja aku bonceng dia menuju malang dengan perasaan yang tak karuan senangnya. gadis manis ini memintaku untuk tidak lewat depan rumahnya. dengan dipandu olehnya, aku menjalankan motor mengikuti petunjuknya. pikiran menjadi fresh dikala melewati hamparan padi yang menghijau disepanjang perjalanan. rasa takjubpun menghampiriku.

disepanjang perjalanan dia banyak bercerita, aku dengan antusias mendengarkan ceritanya, disaat menyalip seorang perempuan, tak sengaja aku menoleh ke sebelah kiri, ternyata icha memergokiku dan menyindirku. dalam hati aku hanya bisa tersenyum, tersenyum puas karena hari ini adalah hari pertama kali aku mengajak seorang cewek jalan, dan dialah cewek pertama yang jalan denganku. aku belum pernah sekalipun jalan dengan cewek, dan dialah yang pertama kali. betapa bahagianya aku bisa mengenal icha yang begitu anggun.

tepat jam 10 pagi,kamipun sampai di tempat tujuan,yaitu jawa timur park 1 yang terletak di kota batu. setelah memarkir kendaraan dan menitipkan helm yang berwarna seperti bendera republik indonesia itu kamipun berjalan menyusuri tempat parkir menuju pintu masuk.setelah membeli tiket, aku melihat icha sedang duduk dengan pandangan kosong, aku membangunkannya dari lamunannya, entah apa yang dipikirkannya.

dibalik pintu masuk kami disambut oleh tiga orang penghibur yang memakai kostum binatang untuk menghibur para pengunjung yang datang. tetapi dua diantara mereka terlihat tengah duduk, akupun mencoba memperhatikannya, agaknya dua orang penghibur tersebut tengh bersedih, mungkin sedang memikirkan keluarganya dirumah atau memikirkan hal-hal yang lain.

aku mendapati icha yang kayaknya begitu terpesona oleh gong raksasa yang tengah dipukul oleh pengunjung secara bergantian. aku sempet mengajaknya memukul gong tersebut tetapi kayaknya icah tak begitu antusias.  kamipun meyusuri lorong untuk melihat pakaian serta rumah adat suku-suku di indonesia. beberapa kali icha meminta difoto dengan berbagai pose.

selanjutnya kami masuk ke dalam ruangan yang didalamnya terdapat percobaan larutan asam basa, kelihatannya icha sedikit tertarik dan mencobanya. setelah itu icha mengamati tabel periodik yang terpampang begitu besar, sambil melantunkan hafalan tabel periodik yang kerap diterapkan dalam pelajaran kimia. setelah itu kami masuk kedalam sebuah mulut, didalamnya terdapat berbagai replika organ tubuh manusia. ketika aku mengajaknya untuk melihat tengkorak icha menolaknya, dan aku tahu kalau icha mungkin takut dengan tengkorak.

berikutnya kami memasuki ruangan seribu bayangan, disitu kami sempat berfoto. setelah berjalan menyusuri berbagai macam tumbuhan serta miniatur candi-candi kami menikmati ice cream D cone yang menurut icha rasanya sedikit pahit. tetapi bagiku rasa ice cream itu tetep saja manis, mungkin karena ada icha disampingku yang dapat selalu aku pandangi.

disaat melewati mesin boneka aku lihai icha tertarik, akupun membeli 3 koin untuk mengambil boneka dalam box. saat koin pertama gagal, koin kedua boneka berhasil ditangkap tetapi saat berada diatas terlepas, icha spontak berteriak histeris. dan untuk koin yang ketiga kasusnya sama seperti sebelumnya, boneka telah berhasil diangkat keatas, tetapi saat berada diatas terlepas lagi, dan kamipun tahu bahwa kami ternyata telah dibohongi permainan boneka tersebut. mencoba berkali-kalipun takkan bisa mengambil boenka tersebut, karena setelah boneka tertangkap dan sampai diatas, boneka tersebut pasti akan dilepaskan lagi.

aku mengajaknya naik colombus tetapi dia menolaknya, dia merasa takut. tetapi setelah aku ajak untuk naik dropzone icha menurut saja, itu lantaran icha belum pernah mencobanya, disaat asyik menanti giliran naik dropzone kami bertemu dengan teman sekolah icha, dan kaupun dikenalkannya, kalau tak salah namanya adalah said, dia berpostur tinggi, dengan rambut lurus disisir biak pinggir memakai jaket serta tas samping. menurut cerita darri icha, said adalah teman satu sekolahnya tetapi beda jurusan, icha di IPA sementara said di IPS.

aku sempat mengajak icha taruhan buat gak teriak saat naik dropzone. saat pertama kali dropzone naik terus menghempas agaknya icha terlihat menahan teriakan, tetapi untuk kedua dan seterusnya dia tak kuasa untuk menahan berteriak. aku terus saja memandangi icha yang berteriak sekeras-kerasnya, setelha beberapa kali menghempas dia melingkarkan tangan kanannya ke tangan kiriku, kelihatannya icah begitu ketakutan sampai mendekat tanganku erat-erat. setelah selesai bermain dropzone icha keliahatan kapok dan tak mau lagi naik dropzone.

setelah dropzone icha mengajak untuk naik dragon,akupun menyanggupinya, setelah berlama-lama antri akhirnya hujan pun turun dan dragonpun dihentikan, ada sedikit kekecewaan yang nampak dari wajah cantik gadis ini. diapun memintaku untuk memfotonya lagi dengan berpose naik dragon.

setelah hujan agak reda aku icha mengajak untuk mencoba permainan bom-bom-car. tak berapa lama mengantri akhirnya tiba giliran kami.icha kembali mengajakku ke rumah hantu, tetapi setelah melihat antrian yang begitu panjang icha akhirnya mengurungkan niatnya,akupun mengajaknya ke ruang tiga dimensi, tetapi setelah melihat antriannya yang begitu panjang, tak jadi juga untuk masuk ruang tiga dimensi tersebut.

jam sudah menunjukkan angka 12, ternyata icha mempunyai keinginan lain, yaitu belanja di pasar besar, nonton di matos serta membeli bunga. diapun meminta untuk mengakhiri perjalanan di jatimpark ini. aku memintanya unruk mencoba satu permainan lagi, yaitu rumah pipa, di dalamnya terdapat rumah kaca,setelah itu berbasah-basahan dnegn penerangan yang seadanya,dan terakhir melewati jembatan dengan beberapa ekor buaya di bawahnya.

akhirnya perjalanan kami diakhiri dengan masuk ke ruang aquarium, tampak icha begitu kagum melihat beberapa spesies hewan air tersebut, kami sempat berfoto dengan pose icha memegang kura-kura.

setelah puas melihat-lihat berbagai macam jenis ikan, kami meneruskan perjalanan menyusuri pasar, akupun jadi tau kalau salah satu hobby icha adalah shopping.

matahari sudah tak lagi manampakkan wujudnya ketika kami keluar dari jatimpark, kamipun alngsung menuju parkiran dan icha mintra difoto dengan background mobil,entah mobil siapa itu. setelah itu icha kembali berfoto lagi di astas jembatan yang berhiaskan tanaman menjalar diatasnya setelah itu kami mengambil helm merah putih tadi, kami sempat istirahat dulu untuk shalat dhuhur dan langusng melanutkan perjalanan ke arah pasar besar, tetapi sebelum ke pasar besar rasa lapa rtelah menghantui kami berdua, hampir setengah jam kami berputar-putar mencari warung lalapan. seusai makan icha melihat-lihat gatungan kunci sepeda motorku yang bertuliskan stikes husada jombang, tetapi saat akan dikasihkan ke aku kunci itu jatuh dan masuk kedalam gelas yang berisi jeruk anget. akupun sempat menahan tawa.

seusai makan icha mengajak jalan ke matos.walaupun hujan msih rintik tak mnenyurutkan niat untuk ke matos, tetapi setelah parkir di basement matos, ternyata aku lupa membawa tasku, dan akhirnya kamipun kembali untuk mengambil tas diwarung tadi, setelah itu icha tenyata berubah pikiran, dan dia mengajak shooping di pasar besar, dan diapun tak mau diantar, jadi akupun menunggunya di parkiran. beberapa menit kemudian, ichapun keluar dari pasar besar, dia sempat bingung untuk kegiatan selanjutnya, mau langssung pulang ke pare atau nonton dulu di matos atau nonton di mandala. aku mencoba untuk mnyakinkan pilihannya, akhirnya icha memutuskan untuk nonton ke matos, setelah melewati McD depan pln, akupun berhenti sejenak karena icha dilanda keraguan. akupun kembali meyakinkan pilihannya. akupun sempat punya keinginan untuk membeli celana panjang, daji aku utarakan saja maksudku itu, dan diapun menyanggupinya. kamipun nonton hantu jamu gendong di bioskop 21 matos studio 3. kami mendapat tempat duduk paling depan dengan nomor kursi 3dan4.

tak kuduga, ternyata icha tak sedikitpun kelihatan katakutan, tetapi anehnya kenapa pas melihat replika tengkorak manusia icha malah kelihatan menghindar.

Dan ketika film berakhir aku mengurungkan niat untuk membeli celana karena aku merasa hari sudah petang, kalau tidak segara pulang, bisa kemaleman, dan aku kasihan pada icha.

dalam perjalanan icha mengajakku mampir ke terminal batu untuk membeli klbunga, tetapi setelah sampai disana toko bunganya tutup. kamipun langsung melanjutkan perjalanan menuju pare, akupun tak lupa mengajaknya untuk isstirahat sambil membeli duren, buah kesukaanku dan kesukaannya. kamipun makan duren sambil bersenda gurau. tanpa terasa dua buah duren telah habis tak tersisa,

hujan yang semakin deras memaksaku untuk berhenti dan memakai jas hujan, setelah jas hujan terpakai, kamipun melanjutkan perjalanan menuju kota pare, cuaca saat itu sungguh tak bersahabat, semakin lama hujan semakin deras, tetapi hujan deras itu tak menyurutkan semangatku untuk terus mengantarkan icha sampai pulang ke pare, sorenya sempat beberapa kali icha mnta pulang memakai bis, tetapi lagi-lagi aku menawarkan diri untuk mengantarnya.

aku yang telah mengajaknya dan aku mempunyai kewajiban untuk mengantarkannya dengan selamat sampai rumah. seburuk apapun cuacanya, selama masih bisa mengantarkannya akan kulakukan semampuku, karena akulah yang bertanggung jawab atasnya.

-selesai-

Permalink Leave a Comment

Next page »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.